Akibat Mengunyah Tanaman Mahal,8 Keledai Di Area Uttar Prades Di Penjara

Wild donkeys are seen in Karpasia peninsula in northern Cyprus August 3, 2017. Picture taken August 3, 2017.REUTERS/Yiannis Kourtoglou

Akibat Mengunyah Tanaman Mahal,8 Keledai Di Area Uttar Prades Di Penjara – Delapan ekor keledai di India dilaporkan dipenjara sepanjang empat hari oleh polisi jadi hukuman dikarenakan hewan-hewan itu kunyah tanaman mahal di luar kompleks penjara.

Media lokal mengutip otoritas penjara di Uttar Pradesh memberikan laporan bahwa hewan-hewan itu ditahan pada 24 November 2017. Delapan ekor keledai itu dibebaskan empat hari selanjutnya pada hari Senin (27/11/2017) sesudah pemiliknya datang ke penjara serta memohon pembebasannya.

Polisi negara area Uttar Pradesh dikira membebaskan delapan hewan itu sesudah jadi bahan pembicaraan di medsos.

Petinggi pengawas penjara Tulsi Ram Sharma mengemukakan terhadap Press Trust of India bahwa tanaman seharga 50. 000 rupee di letakkan di pot di luar kompleks penjara Orai di Distrik Jalaun. Tapi hewan-hewan itu kunyah tanaman mahal itu.

”Kami udah membawa tanaman dari Delhi serta udah menanamnya di luar instansi pemasyarakatan. Dalam sekian waktu paling akhir, hewan ternak menghancurkan tanaman seharga 50. 000 rupee ini. Kami menangkap hewan-hewan itu serta memberi terhadap pemiliknya dengan instruksi supaya binatang mereka tdk berkeliaran disini, ” papar Sharma.

Otoritas penjara mengemukakan bahwa hewan-hewan itu juga makan tanaman sejumlah nyaris 200. 000 rupee pada bln. saat lalu. Tdk cuma itu, anak-anak di lebih kurang area juga terluka dikarenakan di serang kawanan hewan itu.

“Hewan-hewan itu bukan cuma makan tanaman, mereka menghancurkan semua kebun serta melukai anak-anak, ” kata kepala sipir penjara Sitaram Sharma mengemukakan terhadap surat berita Hindustan Times.

Hewan-hewan itu dijaga sesudah pemiliknya, Kamlesh, biarkan berkeliaran meskipun telah beberapakali diperingatkan petugas. Laporan media India mengimbuhkan bahwa Kamlesh dipenjara jadi tukar pembebasan hewan-hewan itu. Tapi, pihak berwenang mengyangkal laporan itu.

Otoritas penjara beranggapan bahwa penahanan itu dibenarkan dikarenakan hewan itu sebagai ancaman buat anak-anak serta tanaman. ”Kami buat segala penyusunan buat mereka didalam. Mereka di beri makan 2 x 1 hari, ” seseorang petinggi penjara, yang diberitakan semalam (28/11/2017) .

Kantor polisi distrik Jalaun menampik berkomentar atas laporan terkait pemenjaraan delapan ekor keledai itu.

Dan Kepolisi Negara Area Uttar Pradesh, India utara, menyangkal laporan media lokal. ”Polisi Uttar Pradesh tiada hubungan dengan penangkapan atau penahanan mereka (delapan keledai) , ”