MBS Dapat Menghadiri Makan Siang Bersama-sama Ratu Elizabeth

MBS Dapat Menghadiri Makan Siang Bersama-sama Ratu Elizabeth – Inggris dapat kehadiran Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) yang dapat tiba pada Rabu (7/3) saat setempat. Beberapa perbuatan demo di gelar saat kehadiran putra Raja Salman itu.

Beberapa demonstran protes pejabat-pejabat Saudi perihal perseteruan di Yaman serta pelanggaran-pelanggaran HAM yang lain. Perseteruan Yaman sudah menewaskan lebih kurang 10 ribu orang serta membuat 8, 3 juta orang tergantung pada dukungan pangan, juga 400 ribu anak-anak alami malnutrisi yang membahayakan jiwa.

Salah satunya perbuatan demo berjalan di London tengah pada Selasa (6/3) saat setempat, dengan banyak demonstran membawa spanduk-spanduk yang protes MBS serta Saudi. Dalam dua hari paling akhir, bus-bus dengan banner-banner yang menuding MBS melaksanakan kejahatan perang, juga sudah berkeliling-keliling London dalam dua hari paling akhir. Lawatan MBS ke Inggris ini dijalankan selesai kunjungannya ke Mesir.

Beberapa demonstran juga memiliki rencana dapat berkumpul di luar kantor Perdana Menteri di Downing Street, London pada Rabu saat setempat. ” Vital untuk beberapa orang buat datang ke perbuatan memprotes besok faedah mempertegas bahwa keterlibatan pemerintah Inggris dalam perang di Yaman, tdk mendapat dukungan oleh umum serta kami menuntut kebijakan luar negeri yang damai serta manusiawi, ” cetus Lindsey German, aktivis dari organisasi Stop the War Coalition.

Memulai kunjungan di Inggris, MBS dapat menghadiri makan siang bersama-sama Ratu Elizabeth, ditambah dengan agenda-agenda yang lain termasuk juga pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May. Lawatan MBS ke Inggris ini dijalankan selesai kunjungannya ke Mesir.

Juru bicara May menjelaskan, PM May dapat mengupas persoalan Yaman dalam pertemuan dengan MBS. ” Anda dapat menginginkan mereka dapat mengupas Yaman, serta perdana menteri dapat mengangkat keprihatinan mendalam atas kondisi kemanusiaan, ” papar juru bicara May seperti ditulis media Independent, Rabu (7/3/2018) .

” Dia juga tekankan bagaimana seriusnya kami menyikapi tuduhan-tuduhan pelanggaran kepada hukum kemanusiaan internasional, ” tuturnya.

” Dia dapat memperjelas bahwa kita butuh lekas memandang perubahan dalam jalur politik, yang kelanjutannnya sebagai cuma satu langkah buat menyudahi perseteruan serta penderitaan manusia di Yaman, ” ujarnya.

Seperti didapati, Saudi sampai waktu ini masihlah turut serta dalam serangan-serangan militer kepada pemberontak Houthi di Yaman. Pada Januari selanjutnya, tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjelaskan bahwa perseteruan Yaman sebagai krisis kemanusiaan terparah didunia.