Perjuangan Briptu Nova Di Ganti Kabar Gembira Lolos PBB

Perjuangan Briptu Nova Di Ganti Kabar Gembira Lolos PBB – Briptu Nova, anggota Polda Kalimantan Barat (Kalimantan barat) yang penting lihat prosesi ijab kabul atas dianya sendiri oleh Briptu Andik Riyanto melalui video call lolos seleksi Polisi PBB. Berita bahagia itu juga selekasnya diberitahu Nova pada sang suami.

” Alhamdulilah lolos, suami juga segera saya kasih tahu, ” kata Nova selagi didapati di Sespolwan, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (29/4/2018) .

Ia mengemukakan suaminya, Andik ikut bersukur berdasar hasil seleksi itu. Menurut dia, pengorbanan dianya sendiri serta suami sejauh ini tdk percuma.

” Pada akhirnya mimpi kami terwujud. Gak percuma pengorbanan kami, ” ucapnya.

Nova mengakui belum pula tahu kapan ia mengawali pekerjaan jadi Polisi PBB. Ia dapat pulang ke Pontianak, Kalimantan barat, lebih dulu buat melepas rindu dengan Andik.

” Gak tahu saya. Itu tidak dapat yakinkan, namun telah di pastikan lolos sich telah. Besok saya segera balik Pontianak, telah rindu saya, ” papar Nova.

Tidak cuman ceritakan bab hasil seleksinya, Nova juga ceritakan perjuangannya berlatih keras sejak mulai th. 2015 sampai lolos seleksi Polisi PBB. Ia menjelaskan ada beberapa bagian tes yang penting dilalui buat dapat jadi Polisi PBB.

” Ibaratnya seandainya kata Pak KM (Kepala Biro Misi Internasional, Divisi Pertalian Internasional Polri, Brigjen Krishna Murti) itu segala orang dapat jadi apa pun namun tidak segala orang dapat jadi Polisi PBB. Dikarenakan buat jadi polisi PBB itu kita mesti lewat lebih dari satu bagian serta tahapannya tidak gampang dilewati. Dikarenakan yang ngetes bukan hanya orang Indonesia ya, segera dari utusannya PBB, telah ada sertifikasinya, ” ucap Nova.

Nova juga mengakui sedih sampai mohon maaf pada keluarga dikarenakan tdk dapat menghadiri dengan cara segera sistem akad nikah itu. Ia mengemukakan jadi polisi mesti mengutamakan masalah dinas, khususnya buat jadi polisi PBB yang membawa nama bangsa Indonesia.

” Ya tentunya sedihlah. Pertama seperti ‘oh perjuangan saya nih belum pula tuntas, periode iya mesti disudahi? ‘ sedih banget. Seandainya kata orang itu dilema pada kehidupan pribadi sama dinas. Tetapi kan dikarenakan kita polisi telah terdoktrin kesampingkan masalah pribadi, dinas nomer satu. Lagian kita memanglah bawa Indonesia, segala yang kita laksanakan bawa nama bangsa, ” ujar Nova.

Diawalnya, sistem ijab kabul pernikahan Nova serta Andik berjalan di Gedung Muhammadiyah Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (28/4) tempo hari. Selagi itu juga Nova mesti melakukan ujian seleksi jadi Polisi PBB di Cikeas, Jawa Barat. Hasilnya, dia mesti lihat sistem ijab kabul itu melalui video call.