Selagi Asik Nongkrong 4 Pemuda Di Cianjur Di Keroyok Berandal Motor

Selagi Asik Nongkrong 4 Pemuda Di Cianjur Di Keroyok Berandal Motor – Empat orang pemuda di Cianjur, Jawa Barat, jadi korban penganiayaan berandalan bermotor kala duduk ditepi jalan. Bahkan juga seseorang salah satunya mesti beroleh perawatan intensif di RSUD Cianjur lantaran luka berat.

Fakih Abdillah (16) warga Kampung Kedunghilir, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, yg beroleh perawatan intensif mesti kehilangan jari manisnya lantaran terserang sabetan senjata tajam yg dilayangkan berandalan bermotor itu.

” Saya berbarengan berapa orang kawan, lagi tengah duduk ditepi Jalan Arif Rahman Hakim, mendadak melintas rombongan beberapa puluh sepeda motor. Kala mereka melintas, kami pernah menegur serta melambaikan tangan serta dibalas rombongan itu, ” kata Fakih seperti diberitakan dari Pada, Minggu (29/10) .

Akan tetapi selang berapa puluh mtr., berapa orang dari rombongan itu, berbalik arah serta segera menyerang Fakih serta teman-temannya dengan cara membabi buta memanfaatkan senjata tajam.

Merasa perihal tersebut, Fakih serta teman-temannya mengusahakan melarikan diri, akan tetapi naas Fakih serta tiga orang temannya terjatuh. Maka jadi bulan-bulanan berandalan bersenjata tajam model golok, samurai serta celurit itu.

” Saya baru sadar jari saya putus serta dua jari yang lain hampir putus, sesudah tiba di rumah sakit. Saya diselamatkan warga seputar yg menyaksikan perbuatan berandalan itu, berapa orang salah satunya dikenali warga, ” katanya.

Perbuatan brutal berandalan bermotor itu, juga sebabkan tiga orang kawan Fakih alami luka-luka di bagian bagian tubuhnya, akan tetapi tak separah Fakih. Bahkan juga sepeda motor banyak korban dirusak saat sebelum pemeran meninggalkan area.

Usman (41) papa Fakih, mendorong pihak kepolisian lekas menangkap pemeran serta membubarkan berandalan bermotor yg sejak mulai setahun lebih paling akhir membuat resah warga di berapa lokasi di Cianjur.

” Kami bakal memberikan laporan peristiwa ini ke Polres Cianjur, jangan sempat warga yg memburu pemeran lantaran perbuatan brutal ini bukan hanya saat kali pertama berjalan. Kami berharap pemeran lekas tertangkap serta petugas serta dijatuhi hukum yg berat