Seorang Mahasiswa Di Medan Masuk Penjara Karena Sudah Aniaya Pacar

Seorang Mahasiswa Di Medan Masuk Penjara Karena Sudah Aniaya Pacar – Pemuda bernama EPRB (19), warga Jalan Budi Baik dan mulia, Medan, hadapi kesulitan hukum. Mahasiswa ini masuk bui sesudah menganiaya pacarnya, YZ (19), warga Jalan Amal Baik dan mulia Gang Selamat, Medan.

Menurut kabar dikumpulkan, Senin (16/4), EPRB menganiaya YZ di areal Kampus Sari Mutiara, Jalan Kapten Muslim, Medan, Selasa (10/4). Penganiayaan itu berasal Senin (9/4) malam, selagi keduanya bersitegang. Selagi itu EPRB ambil HP punya YZ.

Besok harinya, lebih kurang jam 11. 00 Wib, EPRB datang ke universitas Kampus Sari Mutiara. Tapi YZ tak mau menemuinya.

” Korban tak mau menjumpai pemeran dikarenakan dia takut, dosen masihlah ada didalam kelas, ” kata Kanit Reskrim Polsek Helvetia Iptu M Rian pada wartawan, Senin (16/4).

Sehabis dosen keluar, EPRB segera masuk dalam kelas serta menjumpai YZ. Dia segera marah-marah serta membanting HP punya korban.

EPRB selanjutnya menampar YZ serta menumbuk serta mencakar berwajah. Korban selanjutnya dibawa ke luar kelas selanjutnya ditendang. Wanita itu kesakitan serta menangis.

Seterusnya, Jumat (13/4) lebih kurang jam 08. 30 Wib, EPRB juga berjumpa dengan korban di muka gerbang universitas Kampus Sari Mutiara. Dikarenakan korban tak mau di panggil, dia emosi serta emosi serta segera menampar pipi korban.

Akibatnya penganiayaan yang udah berjalan berulang-kali itu, korban mengakui trauma serta ketakutan. Dia juga mengadu ke polisi.

” Atas peristiwa itu korban merasakan keberatan serta memberikan laporan ke Polsek Helvetia. Menurut laporan itu, pemeran sudah melaksanakan penganiayaan lewat langkah menampar pipi kiri 1x, memukul lengan kiri terus-terusan, menarik kerah busana korban, memukul payudara kanan 1x, mencubit perut kanan satu, menendang kaki kanan serta kiri korban terus-terusan, ” ujar Rian.

Laporan korban selanjutnya dilakukan tindakan polisi. Mereka mengamankan EPRB. Mereka juga mengambil tanda untuk bukti HP punya korban. ” Tersangka pemeran udah diamankan serta masihlah melakukan kontrol, ” tutup Rian.