Ida Kembali Dipanggil Polisi Didampingi Kuasa Hukumnya

Agen Casino

Ida Kembali Dipanggil Polisi Didampingi Kuasa Hukumnya – Pemilik account Aida Konveksi kembali di panggil polisi. Ida Fitri terlihat mulai naik ke ruangan kontrol Satreksrim Polresta Blitar jam 11.00 WIB. Dibarengi kuasa hukumnya, mereka akan ajukan permintaan keberatan atas masalah ajaran kedengkian serta SARA.

Dengan naik motor, Ida Fitri, pemilik account Aida Konveksi, ke arah ruangan reskrim kenakan helm serta masker. Dengan lari, wanita berjilbab itu selanjutnya masuk ruangan Kanit Pidek Satreskrim Polresta Blitar. Tidak banyak yang dapat dikulik info dari team penyidik. Tetapi Kuasa Hukumnya, Oyik Rudi Hidayat akan ajukan permintaan keberatan atas masalah yang diaplikasikan pada client-nya.

“Awalannya kan cuma masalah 207 KUHP mengenai penghinaan pada penguasa negara. Lha ini tidak kami sangka, ada masalah lain mengenai UU ITE. Itu intimidasi hukumannya kan lebih berat. Karena itu kami akan ajukan permintaan pada penyidik,” kata Oyik, Sabtu (6/7/2019).

Sesudah proses kontrol serta penyidikan, penyidik Satreskrim Polresta Blitar mengaplikasikan tiga masalah sekaligus juga. Yaitu masalah 45 a ayat 2 UU RI No 19/2018 ttg pergantian UU No 11/2008 ttg ITE. Serta masalah 207 KUHP penghinaan penguasa negara.

Undang undang nomor 45 a ayat 2 uu ri nomor 19 / tahun 2016 mengenai pergantian atas UU RI nomor 11 tahun 2008 ite / junto masalah 28 ayat 2 UU RI nomor 19 tahun 2016 mengenai pergantian UU no 11 2008 mengenai ITE.

Aplikasi masalah itu, menurut Oyik tidak sama juga dengan yang dikatakan warganet di sosmed. Menurut dia, warganet cuma memberikan laporan masalah penghinaan pada penguasa. Bukan masalah menebarkan ajaran kedengkian serta SARA.

“Ini berlainan dengan keberatan warganet. Lha mengapa polisi justru meningkatkan masalah UU ITE. Ini yang membuat kami keberatan,” paparnya.

Menyikapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono mempersilakan saja.

“Monggo silahkan ajukan permintaan keberatan. Sebab hasil dari info saksi, kontrol serta penyelidikan masalah yang pas diaplikasikan ya memang masalah itu,” kata Heri